Yang Harus Dilakukan Ketika Windows Not Responding

Yang Harus Dilakukan Ketika Windows Not Responding

Apa yang biasa kamu lakukan jika laptop maupun PC (Personal Computer ) kamu mengalami sering Not Responding ?. 

Hal yang mungkin paling sering kamu lakukan adalah menunggunya sampai perangkat tersebut benar-benar kembali normal. Dan ya, memang inilah yang selayaknya kita lakukan, daripada harus mematikan paksa dengan menekan tombol power lama-lama.

Alternatif lain mungkin adalah dengan menggunakan shortcut Ctrl + Alt + Del, lalu melakukan restart. Tindakan-tindakan ini merupakan reaksi dari banyak orang, termasuk penulis sendiri. Tapi, reaksi setelah itulah yang penting.

Kita harus dapat mengetahui sebab mengapa Windows not responding. Penulis telah menuturkan beberapa langkah yang bisa kamu gunakan untuk mencegah Windows menjadi Plonga Plongo di kemudian hari. 

Langkah-langkah tersebut adalah;

1. Memperhatikan Penggunaan CPU Usage

CPU Usage 100% Penyebab Windows Not Responding

CPU (Central Processing Unit) adalah basis utama dari kinerja komputer. Dengannya lah kita dapat melakukan berbagai macam bentuk perintah hasil adaptasi operasi arimatika, logika dan control termasuk input/output.

Gampangnya, CPU adalah otak komputer kamu. Apabila kapasitas data yang tertampung di dalam otak tersebut sudah melebihi batas, pastinya ia akan error, sama seperti manusia.

Oleh sebab itu kita perlu meringankan beban pikirannya, dengan end task beberapa aplikasi yang memang sedang tidak diperlukan. Langkah-langkahnya adalah dengan;

Gambar
  • Tekan tombol Windows pada keyboard, lalu ketikkan Task Manager.
  • Pilih aplikasi yang ingin kamu hentikan, lalu klik kanan padanya, dan end task.
Sebagai bocoran, aplikasi browser adalah aplikasi yang paling banyak menyedot memori dan kinerja otak komputer. Karena otak komputer harus dapat terus tersambung pada server situs yang sedang diakses oleh kita. 

Untuk terus tersambung dan tidak putus, tidaklah mudah. Kamu bisa tanyakan itu pada teman-teman kamu yang sekarang LDR.

Penulis juga telah menuliskan 3 cara untuk atasi penggunaan CPU hingga 100%


2. Beban Memori Atau RAM

Beban Memori Atau RAM

Setelah bagian otaknya, maka kita akan beralih pada bagian perut komputer sebagai cocokologi dari RAM versi penulis. 

Apabila kamu terlalu banyak memasak kinerja otak komputer untuk memakan banyak data, padahal kapasitas perutnya kecil, maka otak komputer akan blank dan tak jarang akan timbul pesan error diserta Black Screen. 

Untuk dapat mengatasinya, kamu bisa menggunakan jenis memori yang menyesuaikan kebutuhan. Apabila menginginkan kecepatan, maka kamu bisa gunakan ssd, apabila butuh ruang yang lebih besar, kamu bisa gunakan hdd.

Atau lebih ekstream lagi, yakni dengan menggunakan varian SSHD.

Baca juga : 4 Cara Untuk Melihat Laptop Kamu SSD atau HDD

Untuk dapat melapangkan perut komputer menerima banyak asupan data, kamu dapat melapangkan data-data yang tidak perlu di dalamnya.

Uninstall saja aplikasi-aplikasi yang memang tidak diperlukan. Hapus temporary file yang ada di partisi C:

Kamu dapat melakukannya dengan mudah apabila mengikuti tutorial di bawah ini. Alternatif menggunakan virtual memory juga dapat kamu gunakan.



3. Utamakan Efektivitas Dalam Bekerja

Aplikasi Untuk Penunjang Efektivitas

Daripada harus membuka beribu-ibu aplikasi, kamu dapat menggunakan aplikasi yang punya sifat all in one. Penulis telah membuat artikel 7 aplikasi PC yang bisa kamu gunakan untuk mempercepat effisiensi kerja di Anakteknik.co.id

4. Bersihkan Otak Komputer Dari Virus

Bersihkan Otak Komputer Dari Virus

Apabila kita terlalu dekat dengan teman yang toxic, dan tidak mau mengakui kesalahan maupun kekurangan, maka kita akan ikut rusak, begitu juga dengan komputer.

Oleh sebab itu, berhai-hatilah dengan segala sumber virus yang mungkin bisa menyerang komputer kamu. Pastikan kamu telah memasang anti virus yang rekomendasi seperi McAfee, Karpersky dan lain-lain. 

Walaupun Windows sudah memiliki banyak perlindungan tersendiri dari Windows Defender, memberikan perhatian yang lebih juga tidak masalah.

5. Mengatur Windows Update

Mengatur Windows Update

Matikan Windows Update bisa kamu lakukan untuk mengurangi kemungkinan Windows menjadi Plonga Plongo. 

Windows Update akan bekerja ketika user mengakses internet, jadi di saat kita sedang asik mengakses situs favorit kita, otak komputer juga dipaksa untuk melakukan update driver secara bersamaan.

Baca juga : Windows Update Aktif Terus ? Ini Cara Mengaturnya

6. Memperhatikan Tampilan Luar

Sama seperti manusia, komputer ataupun laptop juga butuh tampilan yang kinclong. Apabila dalamnya sudah bagus, dan kita sudah melakukan beberapa settings, maka kita bisa dengan rutin membersihkannya.

Bersihkan debu-debu yang ada di keyboard atau layar menggunakan peralatan khusus untuk itu. Tips ini menjadi tips yang terakhir, namun di manusia terkadang tips ini malah menjadi yang pertama, dan kebanyakan hanya memperhatikan tampilan luar ketimbang dalamnya.

Kesimpulan 

Inilah beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan ketika perangkat kesayangan kamu mengalami not responding. Apabila kamu menginginkan sebuah forum yang beranggotakan ribuan orang untuk menginformasi event atau blog Teknologi kamu, maka kamu bisa bergabung di dalam Grup Facebook Tips dan Trik Komputer.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Ditulis Oleh :Andri Marza | Kucing Komputerin

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Salam Teknologi dari saya, Founder sekaligus Content Writer Kucingkomputerin. Andri Marza, bisa dipanggil Mada. Tulisan lain tentang teknologi dari saya dapat dicek di Inwepo.co. Share Yang Harus Dilakukan Ketika Windows Not Responding dari Andri Marza tertanggal Tuesday, October 5, 2021. Ke Teman-Teman Kamu. Silahkan Kritik atau Komentar di Kolom Komentar Trimakasih
www.kucingkomputerin.com
Yang Harus Dilakukan Ketika Windows Not Responding Yang Harus Dilakukan Ketika Windows Not Responding Reviewed by Andri Marza on October 05, 2021 Rating: 5

1 comment:

iklan banner
Powered by Blogger.