Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

Belajar Perbedaan Google Ads dengan Facebook Ads

30 komentar

Belajar Perbedaan Google Ads & Facebook Ads

Belajar Perbedaan Google Ads dengan Facebook Ads - Kembali lagi bersama Min Kucing dalam blog ini. 

Dan ya, apabila kamu membuka kucingkomputerin.com, tentunya kamu akan meilhat banner daripada BloggerHub.

Kamu bisa mendaftarkan blog kamu di sana untuk mendapatkan berbagai ilmu mengenai dunia blog. 

Salah satu yang Min Kucing dapatkan dari BloggerHub, selain tentunya kaidah penulisan yang lebih matang dalam SEO (Search Engine Optimatization), adalah mengatur bagaimana mencari waktu yang pas untuk konsisten dalam nge-blog.

Ya, bergabung di dalam grup WhatsApp BloggerHub menambah banyak pandangan baru tentang itu. Dan paling banyak Min Kucing mendapatkan itu dari emak emak blogger.

Min Kucing rasa sudah cukup untuk basa basi di awal ini. 

Kita akan lanjut belajar mengenai perbedaan Google Ads & Facebook Ads. 

Belajar Perbedaan Google Ads dengan Facebook Ads


Apabila membahas perbedaan di antara keduanya, maka pertanyaan yang akan muncul dalam benak kita adalah, mana yang lebih baik ?.

Mengapa pertanyaan ini muncul ?.

Pertanyaan ini muncul disebabkan kita yang lebih ingin mengerti hasil cepat dan condong untuk mengabaikan potensi dari satu alat iklan menuju satu alat iklan lainnya.

Padahal belum tentu alat iklan yang kita pilih dapat menunjang goals yang kita miliki.

Ada sebuah pemikiran sederhana ketika mencari tau perbedaan Google Ads dengan Facebook Ads. 

Tentu pemikiran sederhana tersebut tidak meliputi hal-hal tekniks, seperti dashboard, pengaturan pembayaran, invoice, setting adset atau group yang jelas-jelas berbeda.

Pemikiran sederhana mengenai perbedaan Google Ads dan Facebook Ads itu adalah;

Google Ads efektif untuk jualan yang mahal, dan Facebook Ads untuk jualan yang lebih rendah dari itu

Apakah pemikiran ini salah ?. Tidak salah, hanya saja menurut, menurut, menurut Min Kucing kurang tepat.

Facebook Ads juga dapat kamu gunakan untuk menjual produk atau jasa yang memiliki nilai jual yang tinggi. 

Lalu untuk Google Ads, apakah tidak ada brand ataupun perusahaan yang menjual produknya yang mungkin memiliki nilai jual tidak terlalu tinggi, sebut saja baju anak melalui Google Ads ?.

Tidak ya.

Bahkan ikidstar juga ikut memasarkan bisnisnya melalui Google Ads.

Kamu dapat mencari di Google dengan keyword "Jual Baju Anak" ataupun "Jual Baju Wanita". Apabila tidak muncul, kamu bisa menggunakan Ads Finder sebagai extension Chrome kamu.


Belajar Perbedaan Google Ads dengan Facebook Ads
Source : Screenshot Min Kucing


Belajar Perbedaan Google Ads dengan Facebook Ads
Source : Screenshot Min Kucing

Seri belajar perbedaan Google Ads dan Facebook Ads ini memang akan banyak Min Kucing awali dari hal fundamental. 

Dan di dunia nyata kita bisa menggambarkan perbedaan di antaranya kedua layaknya Abang Tukang Bakso.


Analogi Perbedaan Google Ads dan Facebook Ads
Source : Kumparan.com

Abang Tukang Bakso yang memiliki warung ibarat pebisnis yang menggunakan Google Ads. Artinya, ( bukan cosplay duta artinya ) orang atau penikmat bakso yang akan mencari kita.

Abang Tukang Bakso yang memiliki gerobak berjalan, ibarat pebisnis yang menggunakan Facebook Ads.

Artinya, kita yang mencari penikmat bakso itu berada, entah itu dalam kompleks ataupun di tempat wisata yang ramai dikunjungi banyak orang.

Analogi sederhana ini dapat ditarik kesimpulan, menjadi Google Ads adalah paid search, dan Facebook Ads adalah Paid Social.

Abang Tukang Bakso yang memiliki warung membayar kepada Google agar dapat menyewa tempat yang sangat potensial mendatangkan penikmat bakso.

Dalam contoh nyatanya adalah Page One Google.

Abang Tukang Bakso yang memiliki gerobak membayar kepada Facebook atau sekarang Meta untuk mendapatkan informasi tempat yang ramai dikunjungi penikmat bakso.

Setelah mengetahui perbedaan Google Ads dengan Facebook dari yang mendasar, saatnya belajar bagaimana perbedaan keduanya dari sisi performa.

Perbedaan inilah yang akan menjawab pertanyaan manakah yang lebih baik di antara Google Ads dan Facebook Ads ?

Tentu saja jawaban dari pertanyaan tersebut akan berbeda-beda setiap orang tergantung pada caranya menjalankan bisnis.

Perbedaan Google Ads dan Facebook Ads dari 4 Sisi


1. Pemilihan Target Iklan


Google Ads memiliki opsi target iklan yang lebih luas dan dapat tertarget dengan baik. Tidak hanya itu, opsi iklan yang diberikan oleh Google Ads jauh lebih banyak ketimbang Facebook Ads.

Di Google Ads kita bisa memasangkan iklan di Pencarian 
(Google Search Network), Jaringan Display, gambar atau video (Google Display Network), aplikasi (Google Application Network), dan lain-lain.

Berbeda dengan Google Ads, Facebook Ads memiliki opsi target iklan yang lebih spesifik, begitu juga dengan opsi iklan yang diberikan.

Menggunakan Facebook Ads akan banyak melatih kemampuan kamu dalam menulis ads copy pada headline gambar dan video, dan juga caption. 

Sama seperti Google Ads, hanya saja opsinya lebih fokus pada hal ini.

2. Cara Beriklan


Yang kedua adalah cara beriklan. Analogi Abang Tukang Bakso tadi juga sudah mengerucut pada cara beriklan meskipun amat sangat implisit.

Facebook Ads bekerja menjalankan iklan berdasarkan audiens yang telah ditetapkan sebelumnya.

Contohnya ya Abang Tukang Bakso yang membayar seseorang untuk tau informasi tempat yang sering dikunjungi oleh penikmat bakso.

Google Ads bekerja menjalankan iklan berdasarkan keywords dan audiens yang telah ditetapkan sebelumnya. 

Contohnya ya Abang Tukang Bakso yang membayar tempat yang strategis untuk jualan bakso.

3. Bagaimana Cara Mereka Melacak Audiens ?


Ada banyak cara untuk dapat melacak audiens melalui Google Ads. Google Ads melacak performa iklan kamu dengan Google Tag Manager kamu bisa melacak audiens yang masuk ke dalam iklan kamu.

Mulai dari jumlah orang yang mengklik landing page, tombol CTA (Call to Action), jumlah tayang, dan lain-lain.

Kamu juga bisa menggunakan integrasi layanan Google lainnya untuk menunjang proses pelacakan target maupun audiens ini. Seperti menggunakan Google Analytics.

Facebook Ads melacak performa iklan kamu dengan Facebook Pixel.

Sama dengan Google Ads kamu juga bisa melacak berapa jumlah yang masuk landing page, tombol CTA, jumlah tayang dan lain-lain.

Untuk tools tambahan dari Facebook soal lacak melacak ini, memang belum selengkap Google Ads.

4. Laporan Iklan


Bagaimana laporan iklan iklan masing-masing tools digital marketing ini ?

Laporan iklan dari masing-masing tools ini kurang lebih sama, dan hal itu bergantung pada cara kamu mengatur matriks dari laporan iklan kamu. 

Karena Google didukung oleh banyak tools pendukung, tentunya matriks yang dihasilkan bisa lebih banyak.

Kesimpulan


Jadi, Mana yang Lebih Baik, Google Ads atau Facebook Ads?

Untuk mencari tau jawaban ini, maka diperlukan riset yang mendalam, dan tentunya menjurus langsung pada bisnis yang kamu jalankan. 

Dalam proses awalnya kita akan banyak mengalami boncos atau rugi, tapi hal itupun termasuk bagian dari riset.

Teruntuk kamu yang aktif di sosial media Instagram, kamu dapat ikuti Min Kucing demi mendapatkan informasi teknologi menarik lainnya. Terima kasih.

Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

30 komentar

Banner Bloggercrony
Ayu Support Min Kucing untuk Terus Aktif Berikan Tips Keren Nih buat jajan