Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

Copywriting 101 : Kenalan dengan Copywriting Lengkap dengan Tips AIDA

Tidak ada komentar

Copywriting dan Tips AIDA

Copywriting 101 : Kenalan dengan Copywriting Lengkap dengan Tips AIDA - Halo, sudah lama ya tidak bertemu dengan artikel-artikel teknologi kucingkomputerin.

Wajar saja, karena akhir-akhir ini Min Kucing sedang sibuk meniti karir dalam dunia konten. Terakhir, sedang sibuk meniti karir sebagai Content Planner.

Teruntuk pembaca yang kepo, kalian bisa saja melihat sosial media Min Kucing, yakni Instagram maupun LinkedIn

Bahkan, sekarang Min Kucing berniat untuk membuka jasa Freelance di blog baru, berkaitan dengan artikel SEO (Search Engine Optimization), jasa landing page (kalau punya hosting), jasa mentor ala kadarnya tentang Facebook & Google Ads.

Baca juga: 7 Tiktokers Indonesia yang Wajib di-Follow oleh Anak Teknik

Mungkin, Min Kucing juga ingin memperbanyak portofolio Min Kucing sebagai Content Planner dengan membuka jasa perencanaan konten model indie.

Untuk hal ini, mohon bersabar dulu ya, karena semua itu butuh rencana yang matang.

Dan kebetulan, kembali bisa aktif memberikan pengalamannya kepada kalian semua. Min Kucing akan membagikan pengalaman Min Kucing tentang apa itu Copywriting.

Ya, meskipun tidak berhubungan langsung dengan teknologi, tapi Copywriting lah salah satu penunjang keberhasilan iklan, baik itu organik ataupun berbayar dengan tools digital.

Sebagai pemberitahuan di awal, akan ada Disclaimer terlebih dahulu.

Disclaimer.


Min Kucing bukanlah orang yang ahli dalam bidang menulis Copy Ads. 

Min Kucing hanya membagikan pengalaman Min Kucing dalam menulis Copy Ads, baik itu tema kesehatan, produk pangan, maupun properti.

Artikel ini juga bukan hasil pengalaman Min Kucing semata. Pastinya Min Kucing juga mengambil beberapa inspirasi hebat, dari mereka yang jelas-jelas sudah lebih dari sekedar nyemplung.

Jadi jangan beranggapan artikel subjektif berdasarkan penilaian sendiri. Okay.

Berkenalan dengan Copywriting.


Jujur saja, Min Kucing pertama kali mengenal Copywriting ketika bekerja sebagai Online Marketer menggunakan Facebook & Google Ads. 

Min Kucing mempelajari apa itu Copywriting secara otodidak dan tidak ada sedikitpun campur tangan bullshit di dalamnya.

Memang Min Kucing banyak belajar dari pengalaman. Kemampuan menulis Copy kian terasa ketika  menjadi Content Writer. 

Semua pengalaman tersebut membawa Min Kucing pada satu jawaban untuk satu pertanyaan, Apa itu Copywriting?.

Copywriting adalah seni menjual dengan tulisan.

Ya, dengan tulisan seseorang bisa lebih mengerti maksud sebuah gambar. Seperti gambar orang depresi di bawah ini. 

Kita tidak akan benar-benar tau apakah orang yang berada di dalam gambar tersebut benar-benar depresi atau justru hanya sedang menutup telinganya mendengar sebuah lagu.

Gambar Orang Mendengarkan MusikSource: assets.kompas.com

Dari analogi ini pula, Min Kucing mendapatkan quote bagus bahwa

Gambar tanpa teks akan menghasilkan multitafsir.

Lalu apakah dengan adanya teks, multitafsir tersebut akan hilang?.

Tidak Juga. Teks bisa menjadi penjelasan yang sangat jelas, dan bisa juga menjadi penjelasan yang tidak jelas.

Elemen paling dasar dalam multimedia ini, memang menjadi syarat penting sebuah pesan dapat dipahami.

Oleh sebab itu, perlu pemilihan teks atau kata yang tepat. 

Kata yang tepat adalah kata yang mudah dipahami dan jika mengaitkannya dengan iklan, maka kata tersebut adalah kata yang tidak membosankan.

Dalam seni menulis Copy, hal pertama yang mesti kamu ingat adalah, ceritakan apa yang kamu bisa untuk klien, buka siapa kamu di depan klien.

3 Hal Penting dalam Copywriting.


Terdapat 3 hal penting yang harus kamu ketahui dalam dunia Copywriting. 

3 hal tersebut adalah Copy, Copywriter/Copywriting, dan juga konversi. Untuk yang terakhir, kamu bisa menggunakan istilah lain seperti Lead.

1. Copy


Yang pertama adalah Copy. 

Dapat dikatakan ini teks yang dihasilkan oleh Copywriter untuk iklan. Teks ini dapat mengisi iklan dalam bentuk Landing Pages, konten grafis, video, dan bahkan script untuk audio.


2. Copywriting


Kedua adalah Copywriting, kegiatan menuliskan Copy.

Orang yang melakukannya disebut Copywriter. 

Dalam dunia kerja, Copywriter akan mengemban tugas untuk memasarkan sebuah produk maupun jasa agar laku.

Dan di dunia kerja pula, Copywriter akan mengemban tugas tambahan sebagai asisten atau support untuk Digital Marketer (FB & Google Advertiser). 

Sekarang, ruang lingkup pekerjaan Copywriter lebih dari sekedar membuat teks iklan.

Copywriter modern harus menguasai atau setidak mengenal 8 komponen di bawah ini;

  • Landing Page.
  • Google Ads.
  • Facebook Ads.
  • Youtube Ads.
  • Iklan TV dan radio
  • Konten Website.
  • Konten Social Media.
  • Konten Email Marketing.

3. Konversi


Yang terakhir adalah konversi. 

Konversi adalah jumlah interaksi yang datang bertanya mengenai produk atau jasa dari bisnis kamu. 

Konversi tidak harus selalu berupa produk atau jasa yang terjual, tapi juga tentang mereka yang bertanya kepada kamu.

Kalau Jadi Copywriter..


1. Bukan hanya Menulis Headline


Ada banyak hal yang perlu kamu ketahui jika menjadi Copywriter. 

Hal ini berkaitan erat dengan Jobdesc seorang Copywriter secara umum. Bahkan perkembangan Copywriter sekarang tidak hanya bisa menuliskan headline atau tagline yang menarik.

Copywriter modern juga dapat menjelaskan idenya bagaimana sebuah teks dapat tampil di dalam sebuah gambar dan juga video. 

Ya, berbicara hal ini, pastinya akan berkaitan erat dengan layouting atau ilmu tata letak.

Pada akhirnya Copywriter modern juga dituntut bisa menulis Copy untuk landing pages.

2. Konsumen ingin Tahu Kamu Bisa Apa, Bukan Siapa Kamu


Film Wolf of The Street
Source: wallpapercave.com

Kalau jadi Copywriter, maka kamu harus ingat untuk selalu mengedepankan pikiran apa yang bisa kamu lakukan untuk konsumen. Bukan hanya fokus pada siapa kamu.

Ada satu adegan menarik dari The Wolf of Wall Street ditulis oleh Terrence Winter yang mungkin ini adegan ini banyak diulang di sosial media.

Adegan menarik itu ada ketika Leonardo Di Caprio a.k.a Jordan Belfort, memberikan tantangan kepada peserta seminar untuk menjual sebuah pena.

Peserta pena itu lalu menjelaskan bahwa pena itu;

Amazing Pen, Used by Professional, and bla-bla-bla.

Jordan mulai mengambil pena tersebut dan sama seperti kita pada umumnya, kita tidak tertarik dengan pena apa itu, tapi pena itu bisa apa saja.

Adegan terus beralih latar menuju sebuah bar, di mana Jordan Belfort menantang temannya untuk menjual pena yang sama di adegan sebelumnya. 

Jordan berkata "Brad, My Boy, He Fu*k Sell Anything".

"Tolong bantu saya untuk menuliskan namamu di serbet"

"Saya tidak punya pena"

"Tepat sekali".

Sederhana, tapi dari sini kita tau bahwa pena dibeli karena fiturnya. Karena fiturnya yang bisa memudahkan kita untuk menulis sebuah kata, kalimat di kertas dan lain-lain.

3. Membuat Data Buyer Persona


Yang ketiga yang harus kamu ketahui ketika menjadi Copywriter adalah membuat data persona. 

Dengan persona, kamu bisa lebih mudah membuat pasar kamu lebih tertarget pada audiens-audiens potensial.

Lalu apa sih sebenarnya Buyer Persona itu?

Buyer Persona adalah perwakilan rata-rata konsumen. 

Data ini bisa kamu peroleh setelah melakukan trial and error, dari data konversi yang masuk, data yang lebih rinci lagi seperti data umur pelanggan, gender pelanggan, daerah pelanggan, dan lain-lain.


Buyer Persona ini akan membantu kamu mendapatkan kata sapaan yang tepat, baik untuk iklan atau untuk balas berbalas pesan.

Contoh:

"Dear Ibu-Ibu Muda, Mari Jadikan Suami Lebih Lengket dengan produk Cantik Abis"
"Solusi Berhenti Merokok, untuk Suami-Suami Hebat yang ingin hilangkan kecanduan".

dan lain-lain. Ini adalah contoh Buyer Persona berbentuk Adset yang Min Kucing pernah gunakan untuk iklan di Facebook Ads dengan tujuan bisnis RAHASIA..

Cara Setting Adset Facebook Ads
Source: Arsip Kucingkomputerin.com

Cara Setting Adset Facebook Ads
Source: Arsip Kucingkomputerin.com


4. Perhatikan PUEBI!


Meskipun Copywriting adalah ilmu menulis indah, menulis iklan, bukan berarti kita bisa mengabaikan PUEBI.

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. 

Bukan menyuruh kamu untuk kaku, tapi mengikuti aturan penulisan yang ada, tentunya membuat iklan kamu jadi lebih mudah dimengerti oleh khalayak umum.

Toh, kamu bisa menambah beberapa “kata agak nyeleneh” yang jika ditambahkan masyarakat masih bisa memahaminya karena sudah lumrah. 

Seperti kata Kena Mental, GG Parah, Gils, Ashiap, Ngohkey, Ngebadut, generasi lama dengan Kamsuepay, SKSD, SGM, dan lain-lain.

Jujur Min Kucing merasa masih kurang dalam hal ini.

Ada AIDA di Copywriting


Copywriting dan Tips AIDA
Source: ekrut.com

Ada AIDA di Copywriting. AIDA sendiri adalah akronim dari Attention, Interest, Desire, dan Action.

Attention: Perhatian. Kamu dapat menggunakan headline yang menarik perhatian.

Contoh:

“Ganti Rokokmu dengan Permen Kunyah Manis”
“Permen Kunyah Manis, Manisnya Tiada Tara”

Intereset: Minat. Contohnya kamu dapat mengambil suatu permasalahan yang banyak dialami oleh orang-orang dan kamu bisa mencarikan solusinya untuk masalah itu.

Contoh:

“Permen Kunyah Manis, Solusi untuk Hilangkan Kebiasan Merokok untuk Kamu yang ingin hilangkan Kecanduan.

Desire: Hasrat. Kamu bisa menciptakan hasrat seseorang untuk menggunakan jasa kamu lebih besar, dengan penawaran yang menarik.

Contoh:

“Permen Kunyah Manis, ada Promo Spesial untuk Kamu yang ingin benar-benar berhenti merokok”.

Action:Aksi. Kamu bisa menciptakan hasrat yang tadi telah tercipta dari konsumen untuk kemudian mengarahkan hasrat konsumen tersebut menjadi sebuah aksi.

Tentu saja aksi yang dimaksud adalah menghubungi kamu.

Contoh:

“Ingin Info Permen Kunyah Manis Lebih Detail?, Hubungi 08XXX.

O iya, Min Kucing ingin memberikan sedikit bocoran, bahwa tes membuat Copy Ads dengan konsep AIDA sering dilakukan ketika wawancara menjadi Copywriter.

Berikut ini adalah contoh hasil Copy Ads Min Kucing dalam sebuah landing page dengan tema produk Herbal untuk mengisi tes di perusahan Digital Agency di Yogyakarta.

Link di Sini

Kesimpulan


Inilah hasil kenalan kita dengan Copywriting. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih dalam tentang apa itu Copywriting, kamu bisa bertanya di kolom komentar.

Dan apabila kamu memiliiki tambahan tentang apa itu Copywriting, ya silahkan saja berkomentar di kolom komentar di bawah ini.

O iya ada 2 Info penting lagi
Apabila kamu adalah Anak Teknik dan ingin mendapatkan Live Training atau E-Course dari para ahli, kamu bisa mendapatkannya di Anakteknik.co.id.

Bagaimana caranya?, cukup akses dengan link ini atau gunakan kode AUIEN setiap kamu ingin mendaftar Live Trainng atau E-Course berkualitas di Anakteknik.co.id.

Ingat, kodenya AUIEN

Terakhir, apabila kamu ingin membuat suatu website, lengkap dengan hosting, kamu juga bisa mendapatkan diskon 75% dari Niagahoster.

Caranya cukup gunakan link ini dan dengan kode ANDRI89 setiap kali kamu bertranksaksi untuk 
tambahaan diskon 5%.

  • Belajar Copywriting: Menjadi Copywriter yang Mampu Menjual Apapun dengan Huruf. panduanim.com.~, 19 Desember 2021. http://panduanim.com/copywriting/
  • Belajar Copywriting: Jual Lebih Banyak Hanya dengan Tulisan.riantoastono.com.~, 19 Desember 2021. https://riantoastono.com/belajar-copywriting-jual-lebih-banyak-hanya-dengan-tulisan/

Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.
Banner Bloggercrony
Ayu Support Min Kucing untuk Terus Aktif Berikan Tips Keren Nih buat jajan