Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

Copywriting 101: Mengenal Teknik Rhyming, Menulis Copy Ads dengan Gaya

8 komentar

Copywriting 101: Mengenal Teknik Rhyming Pada Teks Iklan

Copywriting 101: Mengenal Teknik Rhyming, Menulis Copy Ads dengan Gaya - Apa yang pertama kali kamu lakukan ketika akan menulis headline untuk konten soft selling atau untuk iklan?.

Teruntuk Copywriter, tentunya mereka akan mencari headline-headline yang mampu menarik attention orang-orang sesuai dengan kaidah AIDA.

Ya, bagi kamu yang belum tahu apa itu AIDA, bisa membaca ulang tulisan Min Kucing pada artikel di bawah ini:

Baca juga: Apa Itu AIDA & Tips Lengkapnya 

Untuk dapat menuliskan headline, seorang Copywriter harus dapat memilih kata-kata yang mudah diingat, dan juga ikonik.

Kenapa, karena dengan headline memiliki kedua ciri itu, menjadikan iklan produk atau jasa kamu, mudah melewati proses Funnel Marketing yang pertama, yakni Brand Awareness.

Terkait Funnel Marketing sendiri, dapat kamu baca ulasannya sekilas pada artikel Panduan Dropshipper Shopee Sukses. 

Baik AIDA dan paham Funnel Marketing termasuk ke dalam teknik-teknik yang wajib dikuasai oleh Copywriter.

Ada 5 teknik lainnya yang sebenarnya wajib dikuasai oleh Copywriter.

Min Kucing akan membahas salah satu teknik Copywriting yakni teknik Rhyming di artikel ini. 

Buat kamu yang penasaran dengan 4 teknik lainnya, bisa membaca ulasan Min Kucing pada website Anakteknik.co.id.

Baca juga: 7 Teknik Copywriting yang Wajib Diketahui oleh Copywriter Pemula

Ya selain menulis di Anakteknik.co.id, tulisan Min Kucing juga ada di website Inwepo.co.

Kembali ke pokok permasalahan, yakni mengenal apa itu Rhyming.

Apa itu Rhyming dalam Copywriting?


Di Anakteknik.co.id, Min Kucing berpendapat bahwa Rhyming adalah jelmaannya pantun. 

Buat yang tidak terima, bisa berikan sanggahannya di kolom komentar.

Kenapa teknik ini Min Kucing bilang sebagai jelmaannya pantun?.

Lihat saja video iklan Shopee pada artikel Min Kucing di Anakteknik.co.id. 

Ya, ujungnya ada seperti sajak yang akhirannya sama bukan. Walau gak A B A B, tapi bisa dimasukkan sebagai pantun 2 baris khasnya si Jarjit di serial Upin Upin.

Tapi, kalau dipikir-pikir ulang sih, mungkin lebih tepat disebut sebagai puisi yang punya rima ya. 

Perlu diingat pula, bahwa puisi tidak harus punya rima.

Karena yang punya rima, pasti dirinya sendiri dan Bapaknya ;D.

Ya, apapun itu, kamu bisa tambahkan nanti di kolom komentar ya

Referensi yang Min Kucing gunakan, menyatakan bahwa Rhyming adalah teknik penulisan yang menitikberatkan pada kesamaan bunyi dua atau tiga kata. 

Teknik ini sering juga digunakan untuk pemberian nama produk atau jasa.

Contoh: Kit-Kat, Kas-Kus

2Stallions dalam sebuah artikelnya menyatakan bahwa rima bisa menjadikan copy lebih bersinar/Rhymes Makes a Copy Shine.

Adanya sajak dalam sebuah perkataan, menjadikannya lebih mudah diingat, karena polanya yang lucu, enak didengar.

Daniel Pink, dalam bukunya Sell Is Human, membagikan penelitian di mana peserta
dibuat 2 pernyataan sama tapi ditulis dengan cara yang beda.

2 kata itu adalah:

"Woes unite foes vs Woes unite enemies"

Dalam bahasa inggris, kalimat yang pertama lebih enak untuk didengar. Kamu bisa gunakan fitur listen di Google Translate untuk tahu perbedaannya.

Peserta tes juga yakin, bahwa kalimat pertama, lebih menggambarkan perasaan manusia

Teknik ini bisa digunakan untuk menjelaskan manfaat sebuah produk atau layanan yang kamu miliki.

Untuk mendapatkan hasil copy ads dengan rima yang legit, kamu perlu memperhatikan rima tersebut agar enak didengar.

Kuncinya semakin dipaksakan rimanya, semakin tidak enak.

Sebenarnya kamu akan dapat penjelasan lengkap mengenai Rhyming dalam web-web bule, dan sering kali diberi judul Rhyme as Reason Effect.

Jenis-Jenis Rima


Secara garis besar, jenis rima pada iklan sama penjelasannya dengan jenis rima pada puisi. Tidak apa-ala ya, jika harus mengulang pelajaran Bahasa Indonesia.


Tapi di sini Min Kucing hanya akan menjelaskan jenis rima berdasarkan kesesuaian bunyi dalam kata atau suku kata saja

Rima berdasarkan kesesuaian bunyi dalam kata atau suku kata


  • Rima penuh, persamaan bunyi pada seluruh kata terakhir. Contohnya: "Sayang Melayang", "Sayur Mayur".
  • Rima mutlak, persamaan bunyi akhir pada seluruh kata. Contohnya: "Makan di Burjo Anti Galau, Bersama Andi Lau, Biar Gak Galau", "Ayo Goyang Dumang, Biar Hati Senang, Pikiran pun Tenang, Galau Jadi Hilang".
  • Rima paruh, persamaan bunyi akhir pada suku kata terakhir,Contohnya: "Campur baur".
  • Rima aliterasi, persamaan bunyi pada awal kata. Contohnya: "Merah Merana".
  • Rima asonansi, persamaan bunyi vokal pada kata. Contohnya: "Blok Goblok".
  • Rima konsonansi, persamaan bunyi konsonan pada kata, Contohnya: "Kocar Kacir".
  • Rima disonansi, persamaan bunyi yang punya bunyian vokal berbeda, Contohnya: "Kisah Kasih di Sekolah"
  • Rima rangkai, persamaan bunyi pada beberapa kata dalam sebuah kata. Contohnya a-a-a-a, Pecah, Gelisah, Resah.
  • Rima rupa, persamaan bunyi huruf mirip tetapi berlainan makna. Contoh: "Cinta, Cita"

Contoh Rima dalam Iklan


Copy Ads di website Samsung.

"Greatness never ends, but evolves"

"Designed for you, by you"

"We Asked, You Answered, We Delivered"

"Stay Safe, Stay Healthy"

Copy Ads di website Apple pada produk iPhone 12

"Blast, Past, Fast."

"The thinnest, lightest, fastest iPhone ever."

Copy Ads di website BurgerKing Indonesia

"REzeki nguNYAH di Burger King , RENYAH"

Copy Ads di website Gojek

"Cara aman hidup nyaman pakai Gojek"

"Kami membangun layanan, untuk membantumu melewati halangan"

Kesimpulan


Itulah penjelasan mengenai teknik Rhyming pada Copywriting, lengkap dengan jenis, dan juga contohnya.

O iya sebagai, penutup, barang kali teman-teman ada yang mau nambahin jenis Copywriting dengan teknik Rhyming versinya di kolom komentar. ehehe :D

Semoga artikel ini bermanfaat.

O iya ada 2 Info penting lagi
Apabila kamu adalah Anak Teknik dan ingin mendapatkan Live Training atau E-Course dari para ahli, kamu bisa mendapatkannya di Anakteknik.co.id.

Bagaimana caranya?, cukup akses dengan link ini atau gunakan kode AUIEN setiap kamu ingin mendaftar Live Trainng atau E-Course berkualitas di Anakteknik.co.id.

Ingat, kodenya AUIEN

Terakhir, apabila kamu ingin membuat suatu website, lengkap dengan hosting, kamu juga bisa mendapatkan diskon 75% dari Niagahoster.

Caranya cukup gunakan link ini dan dengan kode ANDRI89 setiap kali kamu bertranksaksi untuk 
tambahaan diskon 5%.

Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.
Banner Bloggercrony
Ayu Support Min Kucing untuk Terus Aktif Berikan Tips Keren Nih buat jajan