Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

Belajar Imu Forensik dalam Dunia Teknologi

Tidak ada komentar

Belajar Imu Forensik dalam Dunia Teknologi

Apa yang kamu pikirkan setelah mendengar kata forensik ?.

Apakah kata Kepolisian, Kejahatan Kriminal, dan Mayat, akan timbul dipikiran kamu setelah mendengar kata forensik ?. 

Ya, itulah 3 kata yang akan terbayang oleh kita ketika mendengar kata forensik. 

Forensik identik dengan bedah mayat untuk mencari sebab pasti kematian seseorang. 
Namun, taukah kamu bahwa tidak hanya tubuh manusia yang dapat diforensik. 

Teknologi digitalpun dapat dilakukan forensik, untuk mencari barang bukti tersembunyi. 

Ya, prilaku kejahatan kelas kakap, pastinya sudah melancarkan aksinya dengan bermodal teknologi digital. 

Tindak kriminal dengan teknologi tersebut, tentu harus diikuti kemajuan oleh aparat penegak hukum, dengan terus berkembang juga di dunia teknologi.

Min Kucing ingat satu kalimat yang mungkin ini juga pernah kamu dengar, 

"Untuk Dapat Menangkap Seorang Penjahat, Kita Harus Berpikir Sebagaimana Seorang Penjahat".

Definisi Forensik Digital


Sesuai dengan namanya, forensik digital adalah kegiatan membedah atau penyelidikan mendalam mengenai bukti-bukti digital dalam sebuah kasus yang ditangani. 

Akhir proses nyata dari forensik digital adalah membuka perangkat yang dikunci, mencari file atau sistem yang diganti, dirusak, disembunyikan ataupun dihapus.

Pada mulanya, forensik digital bernama forensik komputer, namun karena tindak kejahatan dengan teknologi tidak selalu melulu dengan komputer, maka forensik komputer berganti nama dengan forensik komputer.

Dari literatur yang Min Kucing gunakan, terdapat dua metode dalam forensik digital, yakni static dan live. 

Perbedaanya keduanya terdapat pada objek yang diteliti. 

Apabila static forensic diteliti dari media penyimpanan bersifat permanen, maka live forensic didapatkan dari media penyimpanan bersifat mobile.

Perkembangan terminologi forensik digital terus berkembang hingga akhirnya melahirkan patron umum dalam fase penyelidikan. 

Fase atau langkah langkah umum penyelidiikan tersebut adalah;

  • Pengumpulan bukti-bukti
  • Pemeriksaan barang bukti
  • Analisa terhadap hasil pemeriksaan
  • Pelaporan hasil analisa

Jika ada model umum, maka terdapat model yang khusus. 

Model khusus ini didapatkan dari hasil kajian lembaga lembaga kajian terkemuka dalam bidang forensik digital. Lembaga-lembaga tersebut adalah ;

  • National Institute of Justice (NIJ)
  • Digital Forensic Research Conference (DFRWS)
  • Integrated Digital Forensics Investigation Framework (IDFIF)
  • Generic Computer Forensic Investigation Model (GCFIM)
  • Sytematic Digital Forensic Investigation Model (SRDFIM)
  • Lembaga-lembaga tersebut memiliki fase tersendiri dalam proses forensik digital.

Apa yang harus dikuasai sebelumnya?


Forensik digital adalah salah satu mata kuliah pilihan di Universitasnya Min Kucing. 

Namun, mungkin di beberapa Universitas lain adalah mata kuliah wajib. 

Di tempat Min Kucing, untuk dapat mengambil mata kuliah ini, mata kamu perlu lolos mata kuliah sebelumnya, seperti mata kuliah Sistem Operasi, dan Sekuritas Komputer.

Tentu saja ini penting, karena untuk dapat memahami forensik digital, maka kamu diharuskan paham pada sistem operasi Linux. 

Meskipun, forensik digital sekarang bisa diterapkan melalui Windows, namun tetap saja, mengoprek melalui Linux tetap masih nomor 1. Fitur yang lengkap menjadi salah satu alasannya.

Jika kamu tidak menguasai konsep sistem operasi, tentang hak akses dan bahkan pembuatan folder melalui CLI, maka sebaiknya kamu jangan mengambil mata kuliah ini. 

Begitu juga dengan Sekuritas Komputer, dengan memahami hal itu, maka kamu akan langsung tau titik kelemahan sistem yang didalamnya terdapat sesuatu yang mencurigakan.

Bahkan Min Kucing juga bisa menambahkan pemahaman kamu terhadap jaringan komputer, akan sangat membantu di sini.

Kesimpulan


Forensik digital adalah kegiatan membedah digital untuk mendapatkan barang bukti yang juga dalam bentuk digital untuk menjadi bukti di persidangan kasus kriminal yang melibatkan teknologi. 

Terdapat banyak fase yang dilakukan dalam forensik digital, tergantung dari defenisi lembaga kita mengambilnya. 

Dan untuk menguasainya diperlukan pemahaman kuat dalam sistem operasi dan sekuritas komputer. Tak ketinggalan paham kamu terhadap jaringan komputer.

Apabila kamu adalah Anak Teknik dan ingin mendapatkan Live Training atau E-Course dari para ahli, kamu bisa mendapatkannya di Anakteknik.co.id.

Bagaimana caranya?, cukup akses dengan link ini atau gunakan kode AUIEN setiap kamu ingin mendaftar Live Trainng atau E-Course berkualitas di Anakteknik.co.id.

Ingat, kodenya AUIEN. Jangan lupa untuk panteng terus Min Kucing ya

Semoga bermanfaat.

Referensi

  • Nur Faiz, Muhammad. Dkk. 2018. Studi Komparasi Investigasi Digital Forensik pada Tindak Kriminal. INISTA, 1(1), 63-70.

Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.
Banner Bloggercrony
Ayu Support Min Kucing untuk Terus Aktif Berikan Tips Keren Nih buat jajan