Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

Mata Kuliah Pemrograman Dulu dan Sekarang

Tidak ada komentar


Belajar Dasar Mata Kuliah Pemrograman

Mata kuliah pemrograman dasar adalah mata kuliah wajib ada di perkuliahan program studi Teknik Informatika dan yang sejenis. 

Tentunya nama matkul ini berbeda-beda tiap prodi di Universitas tertentu.

Secara umum, nama yang sering digunakan adalah Algoritma Pemrograman. Output yang diharapkan, adalah mahasiwa yang paham algoritma (alur perintah dari kode) dalam menyelesaikan masalah.

Algoritma Pemrograman Dasar, biasa lekat dengan bahasa pemrograman bertipe procedural. 

Contoh bahasa pemrograman bertipe ini adalah C, C++, C#, Pascal, PHP, dan JavaScript.

Ciri khas utama yang menonjol dari pemrograman jenis ini adalah, programnya yang ditulis dari atas ke bawah, dan to the point.

C dan C++ adalah dua jenis bahasa pemrograman yang banyak kita pelajari ketika awal awal perkuliahan di Teknik Informatika atau sejenis.

Program-program yang biasanya dibuat adalah program menghitung jumlah huruf vokal dalam kalimat, membuat program kalkulator sederhana, program rumus bangun ruang, belajar string, belajar membuat piramida bintang dengan do while, while do, for.

Kita akan belajar mata kuliah ini dari 2 pembahasan utama, yakni arti (termasuk apa yang akan dipelajari) dan perkembangan mata kuliah ini di Universitas.

Arti Mata Kuliah Algoritma Pemrograman


Wikipedia menyatakan algoritma adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk perhitungan. Sederhananya, algoritma adalah cara kita untuk mencari jawaban dari 9 x n + 24 = 141, n = ?.

Kata terakhir yakni pemrograman, adalah kode yang mampu melakukan perhitungan sesuai keinginan si pemrogram. Soal 9 x n + 24 = 141 jadinya hanya akan kita selesaikan dengan satu tombol saja.

Karena apa ?

Karena proses orat-orat mencari cara tersebut telah dilakukan oleh komputer.

Agar komputer dapat melakukannya, kita perlu memahami bahasa yang dipahami oleh komputer tersebut.

Bahasa yang dipahami oleh komputer, dapat kita sebut sebagai bahasa mesin atau assembly. 

Namun, apa yang akan kita benar-benar pelajari di mata kuliah pemrograman dasar, bukanlah benar-benar bahasa mesin yang sesungguhnya.

Perlu kita ketahui, bahasa mesin terdiri dari banyak klarifikasi. Salah satu dari jenis klarifikasi tersebut adalah klarifikasi berdasarkan tingkat.

Berdasarkan tingkatnya, bahasa mesin terdiri dari 2, yakni tingkat rendah, dan tingkah tinggi. 

Tingkat rendah adalah generasi bahasa mesin pertama kali, dan lebih mudah dimengerti oleh mesin ketimbang manusia sebagai pembuat skripnya

Tingkat kedua, yakni tingkat tinggi, adalah bahasa yang lebih manusiawi, tidak hanya mesin yang memahaminya, namun manusia juga bisa mengetahui makna bahasa tersebut.

Termasuklah dalam golongan Bahasa Tingkat Tinggi ini adalah C++, C#, C, Pascal, Ada, Fortran, dan lain-lain.

Yaps, inilah cara sederhana Min Kucing untuk memahami pengertian dari algoritma pemrograman. Lalu apa yang akan kita pelajari di dalam mata kuliah ini ?.

Yang Dipelajari di Mata Kuliah Algoritma Pemrograman Dasar


Setelah tau arti dari algoritma pemrograman, maka ada 3 bagian wajib yang akan kita pelajari di mata kuliah ini. 

3 bagian wajib tersebut adalah paham algoritma deskriptif, flow chart, dan terakhir adalah pseudo-code.


Bagian Pertama Yang Akan Kita Pelajari di Mata Kuliah Algoritma Pemrograman Dasar


Algoritma Deskriptif


Algoritma deskriptif adalah algoritma penjelasan langkah-langkahnya menggunakan kalimat deskriptif. Misalnya saja, kamu ingin dapatkan notifikasi siapa kontak WA kamu yang sedang online.

Maka langkah-langkahnya sesuai dengan algoritma ini adalah;

  1. Download dan install aplikasi WA-Agent-Online and Last Seen Tracker For WhatsApp.
  2. Buka aplikasi tersebut dan pilih Continue.
  3. Setelah itu bla-blaa.

Baca juga: Channel Rekomendasi untuk Belajar Koding Website

Itulah contoh mudah dari algoritma deskriptif. Algoritma model ini akan banyak kamu gunakan ketika mempelajari matematika diskrit.

Flowchart


Flowchart atau dalam bahasa Indonesianya adalah bagan-alir adalah sekumpulan geometri yang menyatakan proses komputasi.

Setiap geometri (persegi panjang, persegi, jajar genjang, dll) memiliki makna berbeda-beda. Penggunaan flowchart banyak kita temukan ketika membuat sistem informasi sederhana.

Pseudo-Code


Psedo-code, adalah campuran bahasa alami dengan bahasa pemrograman yang tidak memiliki aturan penulisan yang ketat. 

Yang pasti pseudo-code tidak membingungkan siapapun yang jadi target pembacanya.

Contoh;
Program HelloWorld
{ Program akan mencetak "Hello World"
Masukan: -
Keluaran: String Hello World }
DEKLARASI
{tidak ada}

ALGORITMA
write("Hello World")

← menandakan bahwa karakter terisi dengan nilai ini (n)

() dan {} adalah komentar untuk memperjelas instruksi.

Di bagian pertama mata kuliah ini, kamu akan belajar tentang logika mengenai tepat menyelesaikan sebuah masalah. 

Contoh permasalahan yang sering menjadi bahan pertanyaan, adalah Water Jug Problem.

Bagian Kedua yang Akan Kita Pelajari di Mata Kuliah Algoritma Pemrograman Dasar


Bagian kedua yang akan kita pelajari di mata kuliah ini adalah belajar tentang struktur dasar algoritma.

Bagian penting dalam struktur dasar algoritma ini adalah bagian pernyataan.

Bagian yang menjelaskan bagaimana intruksi yang harusnya terjadi, dan menjelaskan tentang nilai dari variabel tertentu. Misal;

Jika hargaBaju = '15.000' maka tulis "Aku Siap Beli".

Pernyataan di atas miliki dua intruksi, yakni membandingkan nilai variabel hargaBeli dengan 15.000 dan aksi tulis pesan Aku Siap Beli, jika perbandingan itu benar.

Ada banyak jenis pernyataan dalam pemrograman.

Namun, hanya 3 jenis pernyataan yang akan kita pelajari di awal mata kuliah pemrograman dasar.

3 jenis pernyataan itu adalah runtunan, pemilihan, dan pengulangan. Di sinilah kita akan belajar bagaimana penggunaan if else, else if, do while, while, dan for.

Struktur dasar runtunan, adalah struktur yang menjalankan pernyataan secara berurutan sesuai dengan urutan dalam teks algoritmanya. Jadi P4 tidak akan berjalan sebelum P3 selesai.

Struktur dasar pemilihan, adalah struktur yang menjalankan pernyataan jika kondisi tertentu terpenuhi. Misal dalam catur, kuda makan pion, jika pion tidak terjaga.

Struktur dasar pengulangan, adalah struktur yang menjalankan pernyataan berulang-ulang selama nilai dari N. Contoh dalam kehidupan sehari-sehari adalah ketika kita terkena hukuman untuk menulis kata "Maafkan saya Bu Guru" selama 100x di papan tulis.

Berikut penggambaran bagaimana 3 struktur dasar berjalan;


Belajar Dasar Mata Kuliah Pemrograman
Sumber: Arsip Kucingkomputerin.com

Bagian Ketiga yang Akan Kita Pelajari di Mata Kuliah Algoritma Pemrograman Dasar


Bagian ketiga yang akan kita pelajari di mata kuliah ini adalah belajar tentang tipe data dan operator.

Belajar ketiga ini sangatlah penting di awal, terutama di praktikum kamu akan membuat program-program matematika sederhana. 

Contoh menghitung luas bangun datar dan ruang, maka tidak setiap hasil dari rumus tersebut adalah bilangan pasti.

Sama seperti pelajaran matematika dasar, mata kuliah ini akan kembali membahas tentang bilangan lojik (boolean), bulat (int), dan riil (float).

Ditambah dengan tipe data karakter (char) dan susunan karakter (string). Setiap tipe data memiliki rentang nilai, konstanta dan operasinya masing-masing.
Lojik (Boolean)

Terdiri dua buah nilai, yakni true dan false, begitu juga dengan konstanta yang miliki. Konstanta bolean hanya terdiri dari true dan false. Jenis operasi yang dilakukan pada tipe data ini adalah operasi logika.

Operator logika menggunakan not, and, or, dan xor, atau sering kita sebutkan dalam tabel kebenaran di pelajaran matematika. Berikut adalah tabelnya;

Belajar Dasar Mata Kuliah Pemrograman
Sumber: Arsip Kucingkomputerin.com

Bulat (int)


Bilangan bulat adalah bilangan yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak mengandung nilai pecahan desimal. Contoh 1, 34, 10000, -10000, 3456788 dan lain-lain.

Di dalam pemrograman bilangan ini disebut dengan interger atau ditulis dengan notasi int. Adapun ranah bilangan ini tidak terbatas, kecuali jika kita membahasnya dalam pemrograman komputer.

Ranah Nilai Bilangan Bulat
Sumber: Arsip Kucingkomputerin.com

Di dalam tipe data ini, terdapat 2 jenis operasi, yakni operasi aritmetika dan operasi perbandingan.

Operasi aritematika pada bilangan bulat meliputi;

+ (tambah)
- (kurang)
* (kali)
div (bagi)
mod (sisa hasil bagi)

Operasi perbandingan pada bilangan bulat meliputi;

< (lebih kecil)
≤ (lebih kecil sama dengan)
> (lebih besar)
≥ (lebih besar sama dengan)
= (sama dengan)
1 (tidak sama dengan)

Rill (Float)


Tipe ketiga yang akan kita pelajari adalah tipe bilangan pecahan desimal. Setiap bilangan harus ditulis dengan menggunakan tanda ".". 

Semisal 3.14 maka bilangan ini adalah bilangan riil atau tipe datanya float. Apabila tidak ditulis dengan tanda ".", maka bilangan tersebut termasuk dalam konstanta bilangan rill atau tipe data int.

Belajar Dasar Mata Kuliah Pemrograman
Sumber: Arsip Kucingkomputerin.com

Karakter (Char)


Tipe data berikutnya adalah tipe data karakter atau char. Tipe data ini dapat kita deteksi dengan penggunaan tanda ' '. 

Ranah nilai ini adalah semua karakter yang ditulis dengan tanda ' '. Contoh '8; adalah tipe data karakter sedang 9 adalah tipe data integer.

Adapun operasi yang di dalam tipe data ini adalah operasi perbandingan.

Susunan Karakter (String)


String adalah kumpulan karakter dengan panjang tertentu. Contohnya 'Kucing komputerin' adalah string. 

Mengapa string ? , karena Kucing komputerin punya lebih dari 1 karakter, dan ditulis di dalam tanda petik. 

Operasi yang ada di dalam string sama dengan operasi yang ad di tipe data char.

Perbedaannya, string punya satu operasi berbeda yakni operasi penyambungan dengan tanda +. Contoh 'a' + 'b' = 'ab'


Bagian Keempat yang Akan Kita Pelajari di Mata Kuliah Algoritma Pemrograman Dasar


Bagian keempat yang akan kita pelajari di mata kuliah ini adalah belajar tentang prosedur. Secara garis besar, bagian ini akan mempelajari bagaimana penggunaan parameter yang tepat.

Parameter sendiri terdiri atas 2 bagian, yakni paramater formal dan parameter aktual. Kita dapat menambahkan parameter pada tiap prosedur mengunakan tanda ().

Baik parameter formal dan aktual miliki masing-masing 3 klarifikasi, yaknik paramater masukan, keluaran, dan masukan/keluaran.

Contoh notasi parameter aktual;

hitungLuasSegitiga (alas, tinggi, float);

Makna notasi di atas adalah panggil prosedur dengan parameter aktual jenis masukan (alas, tinggi, bertipe data float) ketika program dijalankan.

Apabila kita menuliskannya tanpa paramater aktual, alias hanya parameter formal, maka cukup menjadi;

hitungLuasSegitiga ();

Agar pemahaman semakin kuat, cobaah perhatikan contoh koding di bawah ini. Contoh koding adalah contoh koding C tanpa menggunakan parameter aktual;

Berikut adalah contoh koding C menggunakan paramater aktual berjenis masukan.

#include stdio.h
void LuasSegitiga (int a, int t);
main()
{
int a, t;
float luas;
printf ("Masukan panjang alas: ");
scanf ("%d", &a);
printf ("Masukan tinggi segitiga: ");
scanf ("%d", &t);
LuasSegitiga(a, t);
}
void LuasSegitiga (int alas, int tinggi)
{
float luas;
luas = (alas * tinggi) / 0.5;
printf ("Luas segitiga adalah = %f\n", luas); }

Nilai dari int a dan int t dimasukan ke dalam parameter LuasSegitiga, sebelum akhirnya diolah kembali untuk mencari luas segitiga.

#include
void LuasSegitiga(float a, float t, float *L);
main()
{
int i, N;
float a, t;
float L;
printf("banyaknya segitiga? "); scanf("%d", &N);
for(i=1; i<=N, i++)
{
printf("\nPanjang alas segitiga? "); scanf("%f", &a);
printf(“Tinggi segitiga? ”); scanf(”%f”,&t);
LuasSegitiga(a,t,&L);
printf(“Luas segitiga = %5.2f\”,L);
}
}
void LuasSegitiga(float alas, float tinggi, float *luas)
{
*luas = ( alas * tinggi ) / 2.0
}

Kode di atas menjelaskan telah parameter aktual dengan jenis keluaran. 

Dapat dilihat bahwa void LuasSegitiga dikeluarkan dari nilai yang masuk untuk kemudian hanya melakukan persamaan.

Yang terakhir adalah bagian parameter aktual jenis masukan atau keluaran. Berikut adalah contoh kodenya;

#include
void Tukar(int *x, int *y)
main()
{
int x, y, z;
printf("x = ?"); scanf("%d", &x);
printf("y = ?"); scanf("%d", &y);
if(x Tukar(&x, &y);
z = x-y;
printf("z = %d \n", z);
}
void Tukar (int *k, int *b)
{
int temp;
temp = *k;
*k = *b;
*b = temp;
}

Akan ada banyak hal yang akan kamu pelajari di mata kuliah pemrograman dasar ini. 

Di akhir-akhir mata kuliah, biasanya kamu akan sedikit demi sedikit diperkenalkan dengan array atau larik.

Pemahaman mengenai larik ini, nantiny akan sangat membantu kamu dalam membuat program pencarian matriks di mata kuliah pemrograman lanjut. Di sana, kamu akan belajar array lebih dalam, matriks, file, function, searching dan lain-lain.

Baca juga : 7 Website Untuk Bantu Pecahkan Masalah Pemrograman Kamu

Perkembangan Mata Kuliah Algoritma Pemrograman


Bagaimana perkembangan mata kuliah ini di perkuliahan ?.

Sebagai tech enthusiast, pertanyaan ini sering kali menghampiri Min Kucing. 

Jawabannya tetap sama seperti dulu. Kita tidak langsung belajar bahasa pemrograman OOP, karena pastinya kita akan belajar mengenai procedural programming terlebih dahulu.

Yang berkembang, mungkin dari jenis bahasa pemrograman yang dipelajari.

Di tahun 2016, ketika masih menjadi maba Sistem Informasi, Bahasa C menjadi bahasa pemrograman pertama yang Min Kucing dalami.

C dan saudaranya yakni C++ jadi bahasa pemrograman dasar untuk setiap jurusan komputer saat itu.

Barulah pada tahun 2018, adik tingkat Min Kucing mempelajari bahasa pemrograman dasar yang terbilang baru di mata kuliah tersebut. 

Yakni Python, bahasa pemrograman yang juga bisa dialihkan menjadi OOP.

Begitu juga dengan adik tingkat Min Kucing di Universitas lainnya. 

Tentunya, perkuliahan akan mengikuti perkembangan pasar, agar lulusannya nanti benar-benar bisa mengisi pos-pos penting di dunia pekerjaan.

Kesimpulan


Mata kuliah pemrograman dasar tidak terlalu mengalami perkembangan yang mengejutkan. Kita masih akan belajar procedural programming sebelum lanjut ke tahap OOP.

Yang mengalami perubahan, mungkin hanyalah bahasa pemrograman yang dipelajari.

Sekarang bahasa Phyton banyak digunakan sebagai bahasa pemrograman untuk mata kuliah pemrograman dasar.

Referensi

  • Munir, Rinaldi, 2011. Algoritma & Pemrograman Dalam Bahasa Pascal dan C. Edisi Revisi. Bandung : Informatika Bandung
  • PPT Algoritma dan Pemrograman I Teknik Informatika UNIKOM

Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.
RajaBackLink.com
Bagian Dari