Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

Ini Cara Bedakan Google Ads & Adsense dengan Mudah

9 komentar

Ini Cara Bedakan Google Ads & Adsense dengan Mudah

Ini Cara Bedakan Google Ads & Adsense dengan Mudah - Beberapa waktu lalu, ada yang bertanya kepada Min Kucing.

Apa sih bang, bedanya Google Ads dan Adsense?

Ketika ditanya pertanyaan ini, Min Kucing jadi tertarik untuk menjadikan pertanyaan ini sebagai konten untuk blog pribadi ini.

Dan ya, jawaban itu akan terkuak secara singkat di artikel ini.

Ok, kita mulai bagian ini dengan menjelaskan terlebih dahulu apa saja yang bakal kita klasifikasikan.

  • Pengertian
  • Kegunaan
  • Cara Kerja

Ok, cukup tiga saja ya, dan semua bahasan itu akan melebur jadi satu di penjelasan nanti. 

BTW, untuk tutorial marketing yang ada di sini adalah tutorial marketing Google Ads dan semua materinya didapatkan dari pengalaman, Youtube, dan E-Book. So, aman-aman saja.

Dunia orang belajar tidak pernah sempit.

Cara Bedakan Google Ads & Adsense dengan Mudah


Untuk dapat memahami perbedaan, maka terlebih dahulu kita harus memahami keduanya lebih dekat.

Google Ads adalah Marketing tools, sedangkan Adsense adalah Publishing tools.

Dari sini, kita sebenarnya sudah tahu bahwa Google Ads digunakan oleh marketer dalam memasarkan produk mereka.

Lalu kemanakah produk-produk tampil?. Produk itu akan tampil dalam bentuk konten digital, seperti gambar, teks, video di Website, Youtube, Aplikasi dan bahkan sebagai email penawaran.

Mereka yang bekerja sebagai Marketer atau Google Advertiser memiliki tugas yang lebih berat ketimbang mereka yang memiliki Adsense.

Ya, Google Advertiser bertugas untuk memastikan bahwa iklan yang mereka jalankan menghasilkan konversi atau lead. Baik secara penjualan, atau berpengaruh pada perkembangan product branding.

Lalu mereka yang memiliki Adsense, bertugas sebagai wadah tempat Google Advertiser menjual produk mereka melalaui Marketing tools bernama Google Ads.

Oleh sebab itu, mereka yang punya website teknologi dan sudah keterima sama Adsense, pasti mendapatkan jatah penayangan iklan teknologi.

Sebagaimana yang kita tahu, mereka yang menjalankan iklan teknologi pastinya memilih untuk memasang iklan mereka di tempat-tempat yang relevan, seperti memasang iklan di website berbau teknologi, channel berbau teknologi, dan game.

Nah, di bagian ini, Min Kucing tertarik, tentang bagaimana caranya menjual produk atau jasa melalui Google Ads di media terpilih (semisal Website/channel Youtube) yang relevan.

Untuk mereka yang sudah keterima, Adsense, bisa disebut sebagai Publishers, dan tugasnya relatif "lebih mudah". Lebih mudah dalam tanda kutip ya.

Mereka bertugas untuk meningkatkan kualitas konten mereka, entah meningkatkan kualitas konten artikel dan website bagi mereka yang punya Adsense Blog, atau meningkatkan kualitas konten video bagi mereka yang punya Adsense Youtube.

Jujur saja proses ini, kalau dilihat lebih mudah (karena gak makan banyak biaya), tapi lebih makan banyak waktu, dan hasilnya pun tidak secepat mereka yang menjalankan iklan di Google Ads.

Untuk dapat cair, gaji pertama dari Adsense tu sekitar Rp. 1.300.000, dengan catatan Pay Per Click nya bagus. Kalau hanya menampilkan saja, ya susah untuk cair.

Kesimpulan


Tanpa bertele-tele inilah perbedaan antara Google Ads dan Adsense. Perbedaaan keduanya dapat kamu pahami dengan cepat setelahg membaca artikel ini.

Baca juga: 7 Teknik Marketing yang Wajib Diketahui di Industri Kreatif

Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.
Banner Bloggercrony
Ayu Support Min Kucing untuk Terus Aktif Berikan Tips Keren Nih buat jajan