Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.

7 Cara Atasi File Explorer Not Responding

Tidak ada komentar



File Explorer adalah fitur Windows yang berfungsi untuk memudahkan user dalam pengorganisasian folder dan file dari berbagai tipe extension. 


Fitur ini, dapat kita akses dengan cepat melalui shortcut Windows + E. Sebagai bagian dari bawaan Windows, fitur ini terbilang cukup aman dari masalah.

Tetapi, kita semua tau, bahwa "tidak ada sistem yang aman", termasuk fitur bawaan sekalipun. File Explorer bahkan juga sering alami masalah. 

Salah satu masalah yang sering terjadi adalah not responding.

Not responding sendiri adalah sebutan untuk sistem yang tidak merespon perintah dari user. 

Biasanya, aplikasi yang hendak kita buka, hanya akan menampilkan icon loading berwarna hijau untuk waktu yang lama. Sampai akhirnya white screen muncul dan aplikasi keluar.

Sebab utama dari file explorer yang alami not responding adalah kelebihan beban data, atau sistem yang terlalu banyak menjalankan aplikasi.

Lalu bagaimana cara untuk mengatasinya?.

Min Kucing telah menuliskan 7 cara jitu untuk atasi file explorer not responding, di bawah ini;

1. EndTask di Task Manager


Cara pertama, merupakan cara yang paling ampuh Min Kucing lakukan untuk atasi file explorer not responding. 

Berikut adalah langkah-langkahnya;

  • Pertama, tekan tombol Windows dan ketikkan Task Manager. Setelahnya tombol enter.
  • Jendela task manager akan terbuka, cari Windows Explorer (nama lain dari File Explorer), klik kanan lalu pilih End Task.

EndTask di Task Manager
Sumber: Kucingkomputerin.com

  • Buka kembali file explorer seperti biasanya. Jika masih gagal, maka cobalah untuk memilih restart di Task Manager.

2. Jalankan Perintah System File Checker


System File Checker, adalah metode untuk memerika sebuah file untuk kemudian sistem perbaiki. 

Terdapat 3 jenis perintah system file checker, namun yang akan kita gunakan hanyalah scannow.

Perintah ini dapat kita jalankan melalui command prompt.

Berikut adalah langkah-langkahnya;

  • Tekan tombol Windows, lalu ketikkan Command Prompt, klik kanan dan pilih Run As Administrator.
  • Di dalam jendela CMD, kamu bisa langsung jalankan peirntah sfc / scannow.

Jalankan Perintah System File Checker
Sumber: Kucingkomputerin.com

  • Tunggu beberapa saat hingga proses benar-benar selesai.

3. Hapus Cache & Search History File Explorer


Seperti yang Min Kucing katakan, salah satu penyebab File explorer not responding adalah kelebihan beban data. 

Contoh beban data tersebut adalah cache dan search history. Kita dapat membersihkannya melalui file explorer options.

  • Pertama, tekan tombol Windows, lalu ketik di pencarian File explorer options dan enter.
  • Jendela file explorer options akan terbuka. Perhatikan pada bagian Privacy, dan tekan tombol Clear untuk menghapus cache dan history file explorer.

Hapus Cache & Search History File Explorer
Sumber: Kucingkomputerin.com

4. Hapus Temporary Files


Masih sama seperti sebelumnya, solusi ini masih berkaitan hapus menghapus. Kali ini yang akan kita hapus adalah temporary files. 

File-file yang bersifat sementara yang bisa saja menghambat kinerja file explorer. Berikut adalah untuk menghapusnya;

  • Pertama, tekan tombol Windows, lalu ketikkan Command Prompt, klik kanan dan pilih Run As Administrator.
  • Di dalam jendela CMD, kamu bisa langsung jalankan peirntah del /q/f/s %TEMP%\*.

Hapus Temporary Files
Sumber: Kucingkomputerin.com

  • Apabila kamu ingin mengetahui lebih banyak tentang temporary files, kamu bisa membaca artikelnya di bawah ini.

5. Jalankan Windows Update


Windows Update adalah fitur bawaan yang berfungsi untuk mendapatkan update-an data OS guna meningkatkan keamanan OS itu sendiri.

Update-an data ini pula yang nantinya bisa meminimalisir error pada sistem operasi.

Fitur ini akan secara otomatis mengecek sistem file mana saja yang perlu update. Fitur akan menginstall dan memasang secara otomatis hasil download yang fitur ini lakukan sendiri.

Windows Update dapat kita akses melalui menu settings windows atau langsung dari Windows Search.

  • Tekan tombol Windows, lalu ketikkan di pencarian Windows Update Settings, dan enter.
  • Setelahnya kamu menekan tombol Check for updates.

Jalankan Windows Update
Sumber: Kucingkomputerin.com

6. Gunakan Sistem Restore Sebelumnya


Apabila kamu telah membuat sistem restore sebelumnya, maka kamu bisa menggunakanya. 

Restore Point adalah fitur Windows yang mampu menyimpan kondisi proses yang terjadi pada sistem, meliputi pembaruan driver, aplikasi, ataupun registry.

Fitur ini memiliki cara kerja yang mirip dengan sistem penyimpanan game di GTA San Andreas, game legendaris.

Kita tidak perlu lagi capek-capek memulai dari awal untuk memulai dari awal permainan, cukup mengakses save-an kita untuk memulai permainan dari misi tertentu.

Seperti itulah fitur Restore Point, kita tidak perlu lagi capek mengatur settingan Windows dari awal, cukup akses settingan tersimpan.

7. Restart Laptop


Cara ketujuh atau yang terakhir adalah restart. Sering kali restart menjadi jawaban dari banyak masalah, namun bukan berarti solusi ini manjur.

Hanya saja, Windows yang kita restart, akan memulai sistemnya dari awal lagi, sehingga benar-benar fresh menerima perintah dari user.


Kesimpulan


Berikut ini adalah 7 cara atasi file explorer not responding. Dimulai dari melakukan endtask file explorer di Task Manager hingga cara terakhir yakni restart. 

Cara pertama, merupakan cara yang paling ampuh yang sering Min Kucing gunakan ketika masalah ini muncul.

Andri Marza
Andri Marza Alumni Sistem Informasi Perguruan Tinggi Swasta. Aktif menulis hal-hal berbau teknologi, dapat dikatakan sebagai Tech Enthusiast. Tulisan lainnya dari saya bisa didapatkan di situs Inwepo.co.
Banner Bloggercrony
Ayu Support Min Kucing untuk Terus Aktif Berikan Tips Keren Nih buat jajan